Tampilkan postingan dengan label service tv. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label service tv. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Januari 2012

Tombol Menu Rusak pada Televisi

 

Kerusakan yang sepertinya tidak begitu berat pada televisi adalah kerusakan yang mudah ditemukan misalnya tombol menu tidak berfungsi, tampilan menu jalan sendiri, cacad pada OSD menu, dan kerusakan lain pada switch power misalnya.

Yang kadang membuat pusing adalah kerusakan pada OSD menu dengan fungsi menjadi acak, atau tampilan OSD locked. Kalau pada monitor LCD tampilan OSD locked ini dapat di atasi dengan melakukan unlock OSD, tapi pada pesawat televisi kerusakannya biasanya berkaitan dengan IC program dan tegangan 5 volt DC.

Kerusakan tombol menu tidak berfungsi pada televisi lebih mudah jika dibandingkan dengan kerusakan lain misalnya televisi gambar buram atau flyback bocor. Yang perlu diperhatikan pada kerusakan ini hanyalah area control button yang kebanyakan sudah berkarat atau aus karena umur pemakaian yang lama.

Seperti yang saya temui siang tadi, dimana sebuah televisi Sharp mengalami kerusakan tampilan menu menjadi acak dan kadang-kadang channel berpindah sendiri. Mulanya saya curiga dengan bagian IC program, namun ternyata setelah saya buka yang bermasalah hanya pada button menu yang sudah berkarat.

Langsung saya melakukan kanibal terhadap mesin TV lain yang tidak terpakai, dan setelah button menu diganti, TV sudah berfungsi normal dan channel tidak lagi berpindah-pindah sendiri.

Senin, 23 Januari 2012

Service TV Toshiba Mati Kadang-Kadang


Setelah dua hari kemarin saya memperbaiki TV tidak ada yang berhasil, akhirnya hari ini service TV Toshiba mati kadang-kadang dan berhasil saya perbaiki. Awalnya saya kira televisi tersebut mengalami kerusakan power supply yang lumayan parah, karena kalau saya lihat modelnya adalah televisi Toshiba yang sudah berumur tua.

Kerusakannya adalah kalau sudah panas mati kadang-kadang, jadi kalau televisi sudah dihidupkan sekitar satu jam maka perlahan-lahan TV akan mati. Pemilik TV juga mengeluhkan kalau menu OSD pada layar tidak dapat hilang dan muncul tulisan Factory.

Kesimpulan saya selain rusak power, televisi tersebut juga mengalami error pada bagian program atau OSD menu, sehingga yang muncul adalah factory menu yang merupakan OSD menu untuk settingan awal di pabrik.

Namun setelah televisi saya buka, ternyata saya mendapat kejutan yang tidak disangka. Yang ber-merek Toshiba hanyalah covernya saja, sedangkan dalaman TV sudah diganti dengan mesin televisi China. Tentu saja hal ini malah memudahkan saya, karena secara otomatis berarti mesinnya tidak jadul-jadul amat. Jadi masih mudah dalam mencari kerusakannya.

Dan ternyata benar, kerusakan mati kadang-kadang saya atasi dengan melakukan solder ulang pada bagian power suppy dan mengganti capasitor/ elco B+ dengan nilai 150uF/ 200volt. Sedangkan masalah menu factory yang tidak mau hilang, ternyata hal tersebut dapat di atasi dengan melakukan setting pada remote control dari mesin TV China yang saya bawa.

Jadi begitulah kerusakan televisi yang saya dapatkan hari ini, tidak sesulit hari kemarin. Dan saya-pun mengakhiri aktifitas di dunia elektronika serta beriap-siap melanjutkan aktifitas ngeblog.